Anda Pengunjung ke

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERANG DINGIN

Thursday, February 23, 2012 | comments


C. FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERANG DINGIN

1. Kekuatan Negara-negara Adikuasa
            Perang Dunia II berakhir dengan kemenangan pihak Sekutu yang terdiri dari Inggris, Perancis, Uni Soviet dan Amerika Serikat.
            Berakhirnya Perang Dunia II telah mengubah perkembangan politik dunia. Amerika dan Uni Soviet sebagai negara pemenang muncul menjadi kekuatan raksasa. Dua Negara tersebut memiliki perbedaan ideology, yaitu Amerika Serikat memiliki ideology liberal kapitalis, sedangkan Rusia berideologi komunis.
            Negara-negara Eropa Barat dan Amerika Serikat mendirikan suatu pertahanan yaitu NATO (North Atlantic Treaty Organization). Sedangakn pada tahun 1955 Uni Soviet mendirikan suatu pertahanan yaitu Pakta Warsawa, yang terdiri dari negara-negara Uni soviet, Albania, Bulgaria, Cekoslowakia, Jerman Timur, Hongaria, Polandia, dan Rumania.
2. Perkembangan Perang Dingin
            Perang dingin adalah perang dalam bentuk ketegangan sebagai perwujudan dari konflik-konflik kepentingan, supremasi, perbedaan ideologi, dan lain-lain antara blok barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan blok timur yang dipimpin oleh Uni Soviet.
            Pada mulanya, guna mengakhiri perang dunia ke-II, Uni Soviet dan Amerika bersekutu dan menjalin hubungan untuk menghadapi Nazi Jerman di bawah pimpinan Adolf Hitler. Karena persaingan-persaingan kepentingan yang tajam, ketegangan awal dari persaingan kedua blok ini dikenal dengan sebuta Cold War (Perang Dingin).
            Doktrin Truman, merupakan model bantuan ekonomi yang dilancarkan oleh AS untuk membendung pengaruh komunis di Negara-negara Eropa. Bantuan yang diberikan tidak hanya bantuan keuangan, tetapi juga militer dan penasihat militer.
            Menurut teori Domino, jika satu Negara jatuh maka akan berjatuhanlah negara-negara tetangga lainnya, sehingga semuanya akan jatuh.
a.       Sistem Aliansi
Bentuk-bentuk sistem aliansi adalah sebagai berikut.
·         Pembentukan Cominform (The Communist Information Bureau) pada tahun 1947. Cominform adalah wadah kerja sama partai-partai komunis Eropa yang berpusat di Beograd, Yugoslavia.
·         Pembentukan NATO tahun 1949.
·         Perjanjian antara RRC dan Uni Soviet tahun 1950 mengenai kerja sama guna menghadapi kemungkinan agresi Jepang,
·         Pembentukan Pakta ANZUS, yaitu pakta pertahanan negara-negara Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru pada tahun 1951.
·         Pembentukan Pakta Warsawa pada tahun 1955. Pakta Warsawa merupakan kerja sama pertahanan dan keamanan negara-negara komunis.
·         Pembentukan SEATO (South East AsiaTreaty Organization) pada tahun 1954. SEATO adalah kerja sama pertahanan antara negara-negara Asia Tenggara dengan pihak Barat. Anggota SEATO antara lain, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Filipina, Singapura, dan Selandia Baru.

b.      Kegiatan spionase
Kegiatan spionase (mata-mata) tercermin dari tndakan-tindakan yang dilaksanakan
oleh agen-agen spionase kedua belah pihak, yaitu antara KGB (Uni Soviet) dengan CIA (Amerika Serikat). KGB (Komitet Gusudarstvennoy Bezopasnsoti) adalah dinas inteligen sipil atau dinas rahasia Uni Soviet, sedangkan CIA (Central Intelligence Agency) adalah dinas rahasia Amerika Serikat yang bertugas untuk mencari keterangan negara-negara asing tertentu.


3. Dampak Perang Dingin Bagi Dunia
Perang Dingin disebabkan oleh beberapa factor, yaitu:
·         Perbedaan Paham
Paham demokrasi-kapitalis yang dianut oleh Amerika Serikat mengangungkan kebebasan individu yang memungkinkan kapitalisme berkembang dengan subur. Akan tetapi, Amerika Serikat menyadari bahwa kaum buruh tidak boleh diperlakukan sewenang-wenang seperti di Eropa yang dapat menyuburkan paham sosialis-komunis. Uni Soviet yang berpaham sosialis-komunis berkeyakinan bahwa paham itu dapat lebih mempercepat kesejahteraan buruh maupun rakyatnya, karena negara-yang mengendalikan perusahaan akan memanfaatkan keuntungannya untuk rakyat. Hal itu dibuktikan dengan Rencana Lima Tahun.
·         Keinginan untuk Berkuasa
Amerika Serikat ingin menjadi penguasa dengan cara sebagai negara kreditor besar membantu negara-negara yang sedang berkembang. Di samping itu, Uni Soviet yang mulai kuat ekonominya membantu perjuangan nasional berupa senjata atau tenaga ahli.
·         Bidang Politik
Amerika Serikat berusaha menjadikan negara-negara yang sedang berkembang menjadi negara demokrasi, agar hak-hak asasi manusia dapat terjamin.
Uni Soviet dengan paham sosialis-komunisnya mencenderungkan pembangunan negara dengan Rencana Lima Tahunnya.
·         Bidang ekonomi
Sebagai Negara kreditor terbesar, Amerika Serikat dapat memberikan pinjaman atau bantuan ekonomi kepada negara-negara yang sedang berkembang.

·         Bidang Militer
Negara-negara Barat membentuk North Atlantic Treaty Organization (NATO) tahun 1949 sebagai suatu organisasi pertahanan. Sementara itu, Uni Soviet dengan negara-negara blok Timur membentuk Pakta Warsawa (1955) atar dasar “Pact of Mutual Assitance ang Unified Command”.

Artikel Terkait:

Syukron Sudah Share Artikel :

Post a Comment

mohon tidak melakukan spam

klik suka pada halaman facebook kami